My Message

Followers

visitor

visitor counter

free counters

Page Rank

Friday, 14 September 2012



Alloh Maha Becanda #part1

Saturday, 1 September 2012

Bismillah...
Saya mau cerita kali ini mengenai candaan Alloh pada hidup saya. Barangkali kita tak menyadari bahwa Alloh benar-benar mengurus hidup kita. Tak kita sadari pula kita terlalu banyak mengurus Alloh. Eh...kok bisa?? coba teman-teman ingat lagi banyak kejadian yang sebenarnya sudah Alloh atur dan kita menyebutnya dengan kata "Kebetulan". Kemudian, ko bisa disebut banyak ngatur Alloh?? naah coba sekarang teman-teman ingat lagi pernah tidak dalam hidup bertanya - tanya kapan doa dikabul? atau mempertanyakan mengapa doa yang ini itu tak dikabul? atau sekedar bertanya "Kapan Ya Alloh??" itulah yang dinamakan "banyak ngatur Alloh".

Alloh Maha Becanda lho, dalam hidup saya tak pernah saya merasakan banyak kegagalan sebanyak ini pada saat mencari kerja. Oke saya memang dapat kerja di sebuah konsultan IT dengan cepat, dimana teman-teman saya saat itu belum ada yang mendapat pekerjaan. Namun, selang beberapa bulan saya mencari lagi yang lebih baik. Namun kegagalan banyak mendatangi. Saat itu, masih ingat betul hampir puluhan CV dikirim. Hanya beberapa dapat panggilan, tak jarang perusahaan kecilpun memanggil. Namun selalu gagal, tak pernah berhasil. sekitar 6 bulan saya terus mencoba, selama itu pula gagal terus menghampiri. Dhuha dan tahajud telah digerakkan, itikafpun dilakukan, namun tak pernah menuai hasil. Pernah terpikir oleh saya saat itu untuk menyerah, mungkin inilah perusahaan pertama dan terakhir.

Hingga tibalah saat dimana saya dan teman saya mendapat rekomendasi seorang teman untuk bekerja di perusahaannya, dan tahukah apa yang terjadi? teman saya tak kunjung dapat panggilan sedangkan saya dapat, padahal kala itu teman saya IPKnya lebih besar dari saya, ia lebih rajin dan sempurna dari saya. Oke saya mulai lelah saat itu, pasti gagal lagi, doa saya ketika itu ialah kalau saya gagal lagi, saya memutuskan untuk tidak lagi mencoba. terima nasib apa adanya. Alhamdulilah...saya diterima, tanpa proses yang rumit, orang yang menginterview saya butuh orang yang berjilbab dan berpengalaman di dunia IT. Rupanya saya menang di Jilbab.hehehe..

Saat itu juga, Klien saya di perusahaan pertama menawarkan saya bekerja di sana, Bank Indonesia. Dengan gaji yang 2,5 kali lipat dari terdahulu. Woow..saat itu, saya tak dapat mengambil kesempatan itu, maka saya kenalkan kakak saya untuk mendapat kesempatan itu. Alhamdulilah di waktu yang tepat, saat kakak sedang membutuhkan pekerjaan, ia mendapatkan kesempatan itu. Kakak dan saya kini mendapat pekerjaan. Saya bekerja di Anabatic, kakak saya di Bank Indonesia. Sungguh semua akan lucu pada waktunya.. Alloh memang Maha Becanda :)

Salam,
Shinjan.

Tangerang dan Rumah Tahfidz

Aslm,
Lagi ada waktu buat nulis, Alhamdulilah. Moga tulisan ini bermanfaat. Ada kabar terbaru apa hayo kalo lagi nulis blog? hehehe ga penting juga sih, tapi kali ini saya mau cerita mengenai Tangerang Rumah Tahfidz Quran.

Alkisah di Tangerang selatan, khususnya untuk pamulang dan sekitarnya jaman dulu tak tersentuh investor asing, Tangerang terkenal sekali dengan sebutan desa ataupun wilayah pedalaman. Ketika saya berkesempatan mengenyam pendidikan di Jakarta tepatnya SMUN46 semua pasti membedakan mana anak daerah mana anak kota. Sayalah si anak daerah. hehehe..dulu sih malu, malu karena kesannya kampungan. Namun sekarang berubah rasa malunya, ketika Tangerang kini berubah menjadi tempat para investor menanam modal. Tempat nongkrong bermunculan di sana sini. Dibuat sedemikian rupa hingga banyak anak muda lebih suka datang ke tempat tersebut daripada ke masjid. Saya kini malu, malu karena tak dapat berbuat apa-apa atas apa yang ada saat ini.

Seringkali saya lihat tempat nongkrong saat maghrib lebih banyak dihinggapi daripada masjid, lagi- lagi yang datang ke masjid adalah orangtua. Kemana anak mudanya??ckckck...
Tak tanggung-tanggung, ada tempat nongkrong asal negara Adidaya itu bersebelahan dengan sekolah SMP dan SMA. Babak belurlah anak muda kini di berondongi dengan sejuta daya pikat tempat nongkrong.

Susah sekali mencari tempat ngaji yang sesuai menurut saya, biasanya taklim di masjid-masjid lingkungan, namun hanya pengajian biasa. Saya butuh yang luar biasa. Subhanallah Allah pertemukan saya dengan rumah tahfidz Quran Al-Furqon di Reni Jaya, tempat saya tinggal. Alhamdulilah tinggal jalan kaki. Rupanya telah berdiri satu tahun lamanya, saya benar-benar baru sadar. Rumah tahfidz ini diperuntukkan anak kecil yang menghafal Quran, tidak ada peserta orang dewasa. Alhamdulilah saya peserta pertama yang paling tua.hehehe..

Terpikir oleh saya untuk menjadi hafizhoh sesuai cita-cita saya terdahulu. Oke sekarang sudah ada fasilitasnya, ada gurunya. Saya berharap rumah tahfidz mulai bermunculan di Tangerang mengalahkan tempat nongkrong lainnya. Adalah tugas untuk kita semua membuat hal ini terjadi. Membuat rumah tahfidz lebih memikat daripada tempat nongkrong yang ada. Mencetak para penghafal Quran. Dimana Tangerang nanti dipenuhi para pemuda yang shalih dan shalihah.

Kini, menjadi cita-cita saya untuk membuat hal itu terjadi. Moga Alloh kabulkan...Tangerang pasti bisa lebih membanggakan :)


Salam,
Shinjan

Travelling Bromo

Wednesday, 1 August 2012


Aslm,

Sudah lama rasanya gak memposting mengenai travelling, maka kali ini saya ingin menulis pengalaman saya ke Bromo beberapa waktu yang lalu, kira-kira di bulan Juni. Awalnya yang ke bromo adalah teman-teman UIN sahabat saya, namanya rhisty,namun karena saya sedang ada budget dan waktu serta pikiran sedang membutuhkan refreshing, ikutlah saya dengan Rhisty dan yang lain.

Kami ke Bromo naik bis dari terminal pasar pramuka Jakarta Timur, kami berangkat pukul 7, padahal dijadwalkan pukul 5. Hehehe namanya juga Indonesia dan Jakarta, serba macet, serba jam karet. Hehee..kami berangkat menuju Surabaya, sesampainya di Surabaya kami ke probolinggo naik bis lagi, kemudian menginap di villa yang disewakan oleh masyarakat, kalau tidak salah total sewa selama 1 malam sekitar Rp.300.000. Lalu kami memutuskan untuk istirahat di vila malam itu, paginya kami menuju bromo dengan menaiki jeep. Hari sabtu begitu penuh, jadi harus sabar bergantian naik jeep dengan yang lain. Kira-kira biaya 1 jeep Rp.350.000 dengan 5-6 orang penumpang. Sesampainya di tempat, jeep tersebut menunggu di tempat parkiran untuk kami pulang. Lalu mulailah kami menyusuri puncak bromo dengan menaiki anak tangga yang sangat panjang, katanya ada yang bilang jumlah anak tangga naik ke atas tidak sama lho dengan jumlah anak tangga turun.coba saja dihitung. Hehehe..

Setelah sampai di atas, subhanallah pemandangannya indah banget, kita bisa memandang kawah dalam gunung, kemudian sejauh mata memandang padang pasir mengelilingi bromo . Saya sarankan saat ke bromo, pakailah masker dan kacamata untuk menghindari pasir yang masuk ke mata. Namun walaupun sudah dilindungi masker, tetap saja gigi kita akan merasakan rasanya menggigit pasir. Bagi yang tidak kuat nanjak, bisa menggunakan kuda dengan biaya 15-20 ribu. Jangan takut kehausan, banyak sekali pedagang yang berjualan di saat menanjak puncak bromo. Supaya tak berat saat menanjak, saya sarankan lepaslah jaket jika keadaan sedang tidak terlalu dingin, hal itu akan membantu kita dalam menanjak lho.

Hari Sabtu, kami hanya ke bromo dan melihat-lihat suku tengger yang ciri khasnya adalah menggunakan sarung di leher. Setelah itu kami kembali ke vila untuk beristirahat, mempersiapkan keesokan paginya pergi ke pananjakan untuk melihat matahari terbit. Kira-kira pukul 3 dinihari kami berangkat menuju pananjakan dengan menggunakan jeep kembali, dengan harga yang sama saat ke bromo. Lalu setelah sampai dekat pananjakan, kami berjalan sekitar 1 Kilo ke atas, karena saat itu saya sedang sesak nafas, maka saya memutuskan naik ojek seharga Rp.20.000, kirain sampe ditempat, ehh ternyata setelah itu harus menaiki puluhan anak tangga lagi. Ya sudah saya jalani, dan..sampailah kami di pananjakan, saat bersiap melihat matahari terbit, ternyata saat itu matahari sedang tertutup awan. Sedih jadinya, padahal ke sana tujuannya untuk melihat matahari terbit. Setelah itu kami pulang kembali ke Jakarta, rutenya melalui solo dengan menaiki kereta ekonomi ke stasiun senen.

Yang saya dapatkan dari perjalanan ini yaitu, mengenal rhisty lebih jauh lagi, berteman dengan teman-teman baru dan saya jadi tahu passion travelling saya hehehe

Bye,

Shinjan

Gathering Anabatic dan BSM



Aslm..tulisanini saya dedikasikan untuk sahabat saya, Nila. Atas permintaannya, saya cobatuliskan sedikit pengalaman saya di Bandung beberapa waktu yang lalu.

Jadi padahari sabtu dan minggu lupa tepatnya tanggal berapa saya diajak untuk gatheringBSM dan Anabatic, kebetulan saya ikut project ini sekitar 1 bulan lebih. Jadidianggap 1 project. Jumat malam saya bermalam di rumah teman saya Uci, bersamaAnita dan Ani. Kemudian pagi kami berpencar, karena tidak ada yang satu bis,kecuali saya dan Ani. Tempat pertama yang kami kunjungi hari Sabtu yaitu museumKonferensi Asia Afrika, di museum ini kami dibagikan kaos berwarna hijau BSMagar EO lebih mudah mengatur peserta, di museum ini kami melihat ruangankonferensi dimana 1 negara ASEAN digelar dan untuk pertama kalinya bendera NegaraSudan dibuat di Indonesia lho, tepatnya saat konferensi itu. Kami dipanduberkelompok dengan guide museum, mendengarkan sedikit sejarah yang ada di museum tersebut.
Usai darimuseum, kami dijadwalkan ke café *lupa* untuk makan siang, namun karena tidakcukup waktu, kami makan di bus sambil beranjak menuju Trans Studiio Bandung,.Di Trans studio Bandung penuh sekali pada hari sabtu, kebetulan sedang liburanak sekolah dan merupakan weekend, dari sekitar 3jam main, kami hanyamemainkan 2 jenis permainan. Saya main dunia lain dan *lupaapa namanya*
Masuk transstudio kami diberi kartu mirip ATM, ternyata kartu itu bisa untuk dibelanjakan,namun bodohnya saat diberi kartu kami gatau fungsinya apa, oalaaah walhasilkita berhaus-haus ria di tempat itu, secara minum kami disita saat masuk. Tiketmasuk trans setahu saya 150ribu/orang kalau mau tanpa antri tinggal bayartambahan 250ribu perorangnya. Dijamin puaass..

Lalu setelahdari trans studio kami menuju hotel, saya sekamar dengan ani di hotelpapandayan, uci sekamar dengan anita di hotel panghegar, alhamdulilahnyaballroom tempat dipakainya pertemuan ada di hotel papandayan, jadi saya takperlu naik bis lagi seperti teman lain. Malam itu kami makan, lalu mendengarkantraining motivasi dari pendiri saung angklung Udjo, setelah itu acara doorprizedan penandatanganan kontrak fase 2 iBSM (Integrated Banking System Module).

Keesokanharinya kami diajak untuk ke saung angklung Udjo,naah ada yang pernah kesana? Saungangklung udjo ini terletak di jl.padasuka. kalau ke Bandung, nikmatilah suguhansaung angklung udjo yang sangat Indonesia sekali. Di tempat ini, seluruhaudience dikumpulkan lalu menonton pagelaran wayang dan memainkan angklungbersama. Audience diajak berinteraksi memainkan angklung. 1 audience memegang 1tangga nada, kemudian MC nya yang akan memandu audience memainkan angklung tersebutdengan irama yang beraturan dan dengan lagu-lagu yang sedang in saat ini. Disaung angklung udjo kita juga diajak menari ke dalam pentas, jangan salah frenbanyak bule yang pada datang lho..dan kalian akan sangat-sangat bersyukur kalauIndonesia memiliki angklung. Ohya saat pertama kali datang, kita akan disambutdengan kalung bandulan angklung yang dipasangkan karyawati saung angklung udjo.Kemudian kita akan disajikan es lilin beraneka rasa. Bagi yang ingin kesanasetahu saya harga tiket masuknya 100ribu, jangan sayang yah bayarnya, karenamenurut saya kita akan sangat puas menikmati pertunjukannya. Setelah selesaimenonton, kita bisa sempatkan diri melihat gallery angklung disana, banyaksekali dijual souvenir-souvenir. Kamu tahu, berapa harga 1 angklung ukuransedang? Harganya Rp.200ribuan, waaw mahal kan..alhamdulilahnya saya diberi cuma-Cumaoleh BSM dan anabatic, hehehe beruntungnya saya.
Sampai sinidulu ya cerita dari saya, hehehe semoga bermanfaat :)

New Company..New life..

Sunday, 17 June 2012

Aslm,
Alhamdulilah ngblog lagi ini kitaaa..hahaha..setelah sekian lama tidak memposting apapun.Kini saya hadir dengan semangat baru. Jadi..saat ini saya sudah berada di perusahaan baru, setelah resign dari Ciptadra, Anabatic Technologies menjadi pelabuhan financial terakhir saya sebagai karyawan. Ehh kenapa hayo jadi pelabuhan terakhir? Yaap jawabannya tidak lain, karena saya ingin full entrepreneur sebentar lagi. Jadi ini terakhir kali saya menjadi karyawan. Rencananya saya akan mulai half entrepreneur (setengah entrepreneur) tahun depan, jadi tahun depan masih jadi karyawan dahulu, 6 bulan kedepan setelah half entrepreneur baru ambil keputusan. Kenapa harus half entrepreneur?ga langsung aja? yaa..bukan karena ga berani, tapi sekedar membuktikan ke orangtua kalau sebenarnya saya bisa, jadi mereka harusnya tak perlu cemas, begitu juga karena saya masih harus membantu perekonomian keluarga, jadi mau tidak mau harus rutin berpenghasilan.

Anabatic Technologies yang bertempat di Graha BIP, Gatot Subroto memberi warna baru dalam hidup saya. Disini karyawannya sekitar 379 orang. Anabatic merupakan anak perusahaan dari Titan. Perubahan adalah sebuah tantangan, disini saya menemukan banyak beragamnya perbedaan, dari mulai agama, suku, usia, karakter dan lainnya. Rata-rata disini lebih banyak chinese, jadi jangan heran kalau banyak karyawan yang matanya segaris seperti saya..hahaha.

Saya sebagai business analyst, masuk ke tim CBR (Central Banking Report),memang jauh sekali dari perkiraan saya dikala melamar pekerjaan, namun balik lagi..niatnya cari ilmu dan financial yang lebih baik, alhamdulilah saya dapatkan disini. :) saya mendapatkan ilmu baru, setidaknya ilmu excel saya bertambah, pemahaman database bertambah, seiring juga dengan bertambahnya teman hehehe..

Akhir kata, semoga saya dapat menjalankan pekerjaan dengan baik di perusahaan terakhir dalam hidup saya. Semangaaat :)

New Company,New Life 
Salam,
Shinjan *BSM18Juni2012*

Liqo Yuk!

Thursday, 5 April 2012


Assalamualaikum semua..
Alhamdulilah hari ini tanggal merah alias libur, maunya sih hari ini adalah hari tidur nasional. Niat saya menjadikan hari ini full isinya tidur, karena biasanya saat kerja saya ngantuk sekali. Ternyata oh ternyata hari libur ini tidak sama sekali saya ngantuk, jadi ga bisa tidur deh. hehehe

Tiba-tiba saya kangen sekali dengan komunitas "Liqo Yuk!", maafkan saya teman-teman karena tidak pintar mengelola waktu, mengetahui mana prioritas mana yang bukan, hingga akhirnya rindu menyergap kalbu. Beberapa belakang ini sudah jarang sekali kami bertemu, sibuk dengan kehidupan masing-masing. Terutama saya, yang entah mengapa terkadang suka kelupaan sms teman-teman. Padahal saya cukup antusias untuk terus mempertahankan komunitas ini, saya senang liqo ini bertambah personil baru yaitu Ka Elka, walaupun ada sedihnya kami kehilangan sahabat kami Nila, dikarenakan pekerjaannya di Kota kelahirannya, Madiun. Namun apapun itu bagi kami, Nila adalah saudara kami. Sejujurnya saya pun merasa harus terus mempertahankan semangat liqo ini di hati teman-teman maupun diri saya sendiri.

Teman-teman liqo, jika kalian membaca ini saya ingin kalian tahu, bahwa dakwah kita tak berhenti hanya karena pekerjaan atau kesibukan kita, saya menantikan kerinduan kalian akan liqo kita ini, dimanapun kalian berada jadikanlah tempat kalian berpijak sebagai ladang amal.

Kedepannya, saya akan lebih bersemangat lagi menggiatkan liqo kita ini, ayoo teman-teman lebih bersemangat lagi, jangan mau dikalahkan dengan kesibukan dunia. Allah pasti bangga!

Salam,
Shinjan