My Message

Followers

visitor

visitor counter

free counters

Page Rank

Umroh 1

Thursday, 14 April 2011




Impian ke-98

Aslm..

Helo Bloger...sekarang waktunya tepat nih buat nulis apa yang pengen ditulis. Impian ke 98 yaitu mencium hajar aswad, batu yag datang dari surga ini dahulunya bukan berwarna hitam, alhamdulilah kesampean juga nyiumnya. Kalo ada yang umbar cerita betapa gampangnya mencium hajar aswad, well sebaiknya jangan. Kenapa? karna saya khawatir memicu orang menciumnya tanpa tau fakta yang sebenarnya. Kalau lagi sepi, mungkin oke untuk berusaha menciumnya, tapi kalau lagi ramai, berusahalah semampunya tanpa dipaksakan. Apalagi sampai bayar orang untuk bisa mencium, hmm udah beda niat banget. Kalau lagi ramai, kita bisa kedorong alias kelempar kesamping atau kebelakang, bisa juga kena sikut orang dari negara lain yang badannya besar, bahkan bisa sampai kena injek. Dan percaya ga percaya, di Masjidil Haram itu setiap habis shalat wajib berjamaah, selalu shalat jenazah.

Momen saya bisa mencium hajar aswad sangat amat berkesan buat saya, karna tahun ini jemaah ramai banget, niat untuk mencium hajar aswadpun saya urungkan atas nasihat si ustad yang mengguide kita. Dimalam itu ayah bangunkan saya beserta 2 orang nenek untuk shalat tahajud pukul 2 malam, keinginan untuk pegang kabah jadi alasan kita untuk berthawaf keduakalinya. hingga saat kita bener-bener megang kabah, setelah itu nenek-nenek shalat ditempat yang sudah ayah amankan. Setelah itu ayah saya ngajak cium hajar aswad, ya ampun saya sempet bertengkar karna saya takut banget keinjek.Megang kabah aja udah kedorong-dorong.

Dengan perasaan takut, tangan saya dipegang ayah, sendalpun hilang sebagai korban begitu juga sama peci ayah saya, kita kena cakar, tapi dasar ayah saya kemauannya kuat banget kalo ga bener-bener liat saya nangis. Alhamdulilah, bantuan dateng...tiba-tiba 5orang yang perawakannya indonesia itu bilang mau nolong saya n ayah, mereka ngebuat border ,saya n ayah berada ditengah borderan itu, kemudian berhasillah kami cium hajar aswad. Setelah itu mereka ajak kami ketepian, ternyataaaa...mereka minta upah...whattt? akhirnya ayah ga mau bayar, karna dari indonesia, kita emang ga suka dengan cara itu, mana tau kalo ternyata ditolong sama mereka. Ayah cuma ngucap makasih and kita lanjut jalan tanpa perduliin mereka yang marah-marah.

Ya ampun, ternyata pertolongan alias bantuan datang dengan cara seperti itu, hahahaa cukup membuat kita tersenyum untuk dikenang :)

Langkah-Langkah pemrograman

Monday, 11 April 2011

Beberapa langkah yang perlu dipahami dalam membuat sebuah program :
1. Rencana Penggabungan (Plan The Integration)
2. Mendisain Modul (Design The Module)
3. Telusuri Disain Modul (Walk Through The Module Design)
4. Rencana Bagaimana Menguji Modul (Plan How To Test The Module)
5. Kode Setiap Modul (Code Each Module)
6. Menguji Modul (Test The Module)
7. Menguji Level Terendah dari Integrasi (Test The Lowest Levels Of Integration)
8. Menyimpan Semua Hasil Pengujian; Penggabungan Modul-modul Yang Telah Diuji (Save The Results Of All Tests; Submit Finished Modules To Integration)
9. Memulai Dokumentasi User (Get Started On The User Documentation)

Pararel Run

PERIODE PERCOBAAN ATAU PARALLEL RUN (THE TRIAL PERIOD OR PARALLEL RUN)

Periode percobaan atau parallel run adalah pendekatan yang paling umum untuk penerimaan. Menggunakan pendekatan ‘Periode Percobaan’ tim proyek mudah memasang sistem baru untuk dicoba oleh user.
Pendekatan ‘Parallel Run’ menambahkan dimensi untuk peralihan sistem lama yang sudah berjalan dengan baik sebagai perbandingan dan cadangan.

Pendekatan ini cukup mudah, tetapi ada beberapa kekurangan :

  1. Masalah kecil dapat membuat anda menjalankan kembali selama ‘X’ hari untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Kadang-kadang sistem software yang rumit tidak pernah 100% di-debug.
  2. Mungkin sulit untuk mencari penyebab dari suatu masalah. Jika 10 user berada pada sistem yang interaktif dan sistem tersebut rusak, ini merupakan tantangan untuk menemukan dengan tepat apa yang menyebabkan sistem tersebut rusak.
  3. Tidak ada jaminan bahwa semua kelebihan sistem akan dicoba dalam ‘X’ hari. Penulis pernah melihat sebuah sistem akuntansi yang diterapkan pada awal tahun fiskal baru. Sistem itu berjalan baik selama masa percobaan (6 bulan) sampai mengalami kegagalan pada akhir tahun fiskal ketika akuntan mencoba untuk melakukan tutup buku. Sayangnya garansinya telah habis dan penjual (vendor) tidak mau memperbaikinya.
  4. Biarkan end user masuk ke sistem pada hari pertama yang penerapannya tidak selalu bermanfaat. Karena dalam hal ini faktor penampilan lebih berperan. Seperti dalam roman, kesan pertama sangat penting.

Selain itu terdapat beberapa kelebihan dari Pendekatan Parallel Run :
  • Dapat mendemonstrasikan semua fungsi yang dijanjikan.
  • Sebuah tindakan yang menyebabkan masalah selalu dapat diketahui , mengetahui dengan tepat siapa yang mengetahui dengan tepat siapa yang mengetik jika terjadi suatu masalah.
  • User dapat melakukan pengecekan data pada sistem lama.

Impian ke 18

Sunday, 10 April 2011


Bismillahirahmanirahim

Hai..hai pemimpi, yang membaca blog saya harus punya mimpi, hehee. Alhamdulilah impian ke 18 baru saja terlaksana. Saya ingat betapa inginnya pergi ke tanah suci setelah menonton Le Grand Voyage, perjalanan seorang ayah ke tanah suci untuk beribadah haji, sekaligus menggapai impiannya melihat kabah dengan cara berkendaraan lewat jalan darat dengan persediaan materi dan perbekalan makanan yang sedikit ditemani oleh anaknya. Saya masih dapat juga mengingat lelehan perasaan ketika menonton emak ingin naik haji, begitu juga ketika tetangga berhaji ataupun ber-umroh, rasa degup di dada ini masih begitu kencang.

Dan ketika itu, doa saya adalah "Izinkan aku kesana..", bertahun- tahun saya menabung untuk mimpi ini, rizki dari orangtua belumlah cukup untuk bertamu kesana. Alhamdulilah, rizki itu muncul tiba - tiba dari orangtua saya, dan berangkatlah saya dan ayah ke tanah suci, yang orang bilang itu tanah haram karena orang yahudi tidak dapat masuk kesana.

Ditempat itu, air mata tak dapat ditahan khususnya saat saya pertama kali melihat kabah dan berthawaf disana, saya terharu Allah mengundang saya dan ayah saya ketempat ini. Yang membuat terharu yaitu membayangkan nikmat iman ini sungguh banyak padahal saya merasa punya banyak kesalahan. Ditempat itu, biasa orang memanjatkan permintaan dan doa, namun bibir saya serasa kelu untuk meminta. Bagi saya, diberikan kesempatan dan rizki untuk merasakan nikmat itu sudah lebih dari cukup. Kalau ada yang bertanya bagaimana rasanya? saya susah menjelaskan, karna rasa itu lebih dari bahagia, lebih dari rasanya saat kamu jatuh cinta, kamu akan susah membedakannya.

Dengan saya bertamu di rumahNya, sekejap saya berfikir...lalu akan Allah jamu apa saya sebagai tamuNya? yaappp jawabannya pun muncul menurut pikiran saya, Allah akan jamu dengan jawaban atas doa-doa yang dipanjatkan, karna tempat itu adalah tempat yang bagus untuk berdoa, saya yakin Allah ijabah semua doa yang ada.

Dari rumah, saya sudah siapkan kertas berisi banyaknya permintaan yang saya selipkan di Alquran saya, namun sekali lagi, rasanya saya tak bisa mengucap satu persatu doa saya itu, karna saya merasa permintaan yang saya tulis itu tak cukup membuat saya bahagia seperti saat saya berada ditempat itu, jadi permintaan saya ketika itu yang paling utama hanya ingin dikumpulkan di surga kelak bersama keluarga.


I Have a Dream


Aslm

Waah lama rasanya semua pikiran n ide ga dituangkan di blog, jadi kangen nulis blog. Ditemani oleh musik Jepang yang berjudul ayumi, saya siap untuk menulis dan bermimpi. Well..alhamdulilah saya baru menyelesaikan mimpi saya ke 18, 98 dan 99 yaitu umroh, mencium hajar aswad dan shalat di Masjidil Haram. Mimpi - mimpi itu ada dalam agenda harian saya, dan saya coret satu persatu sebagai tanda bahwa mimpi itu telah terlaksana.

Pelajaran atau hikmah yang saya ambil dari wisata religi atau wisata spiritual ini adalah kalau kita punya mimpi, teruslah berdoa, karna suatu saat nanti Allah pasti menjawab semua mimpi-mimpi itu. Entah detik ini, esok, 5 tahun berikutnya atau Allah ganti dengan yang jauh lebih baik, yang jelas saya percaya Yang Maha Mendengar selalu menjawab doa kita, karena IA Maha Mendengar maka jangan pernah remehkan doa disaat susah ataupun senang.

Semua orang pasti punya mimpi, yang berbeda dari kita adalah memantaskan mimpi itu menjadi hak kita. Terus berusaha, berdoa dan mengambil semua peluang yang ada, impian itu akan Allah wujudkan dengan cara sederhana namun luar biasa. Saat kita berhasil meraih mimpi itu, semua akan tampak manis dan indah. Jangan pernah tanyakan kapan mimpi itu terwujud, karna seorang pemimpi tak pernah lihat waktu, tak pernah bertanya kapan, hanya jalankan, lakukan dan berikan yang terbaik, kalau tidak terwujud...Allah pasti ganti dengan mimpi yang lebih baik.

Saya punya 100 mimpi yang saya tulis dalam agenda harian saya, kemanapun saya pergi agenda itu selalu bersama saya. Agenda itu menjadi saksi perjalanan hidup saya. Isinya bukan curhatan, tapi jadwal saya hari ini dan esok, begitu seterusnya. Dibelakang agenda tersebut tertulis 100 mimpi yang ingin saya wujudkan satu persatu, alhamdulilah beberapa telah tercoret, dan impian saya yang ke 100 yaitu menutup mata dalam keadaan beribadah semoga terwujuud juga, dan seseorang yang mencoret daftar itu dari buku saya. Maka adanya agenda yang berisi seluruh kegiatan dan mutabaah saya menambah kehati-hatian saya untuk memenuhi impian ke 100.


Kalau saya punya 100 mimpi, bagaimana dengan kamu ?

TUGAS SOFTSKIL UU HAK CIPTA

Wednesday, 6 April 2011

NAMA : SHINTA JANUARI

NPM : 11107587

KELAS : 4KA05

http://www.ziddu.com/download/14488896/UUNo.19Tahun2002tentangHakCipta.pdf.html