My Message

Followers

visitor

visitor counter

free counters

Page Rank

Tugas WBS

Tuesday, 16 November 2010

WBS adalah suatu metode pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail.hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.

Disini saya akan menjelaskan lebih detail mengenai penulisan ilmiah yang saya buat, yang berjudul pembuatan website toko online produk kecantikan khas Bali dengan menggunakan OScommerce.

Pada tahap analisa

Spesifikasi

Pada tahap ini menjelaskan mengenai kebutuhan website untuk dapat mengoperasikan dan membuat website penjualan tersebut. Dari segi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan. Perangkat keras dan perangkat lunak diantaranya sebagai berikut :

Perangkat Keras Utama ( Hardware).

  • Prosessor : AMD Athlon X2 Neo Dual Processor L335 1,60 Ghz
  • Memori RAM : 2.00GB
  • Hardisk : 320 GB
  • CD-ROM : DVD-RW Lightscribe eksternal
  • Monitor:HDMI Layar LED Backlight Magnesium Alloy Casing
  • Mouse : Alat penunjuk

Perangkat Lunak (Software)

  • Sistem Operasi : Windows Vista Home Premium
  • CMS Oscommerce
  • PhpMyadmin
  • XAMP

Aset Sistem Informasi yang harus di lindungi melalui sistem keamanan dapat diklasifikasikan menjadi 2 yaitu (lihat gbr. 6.1) :
1. Aset Fisik, meliputi :
a. Personnel
b. Hardware (termasuk media penyimpanan, dan periperalnya)
c. Fasilitas
d. Dokumentasi dan
e. Supplies

2. Aset Logika
a. Data / Informasi dan
b. Sofware (Sistem dan Aplikasi)


nama : shinta januari

kelas 4ka05

npm 11107587

SPK_4KA05_11107587

Saturday, 13 November 2010

Suatu perusahaan akan memproduksi 2 macam barang yang jumlahnya tidak boleh lebih dari 18 unit. Keuntungan dari kedua produk tersebut masing-masing adalah Rp. 750,- dan Rp. 425,- per unit. Dari survey terlihat bahwa produk I harus dibuat sekurang-kurangnya 5 unit sedangkan produk II sekurang-kurangnya 3 unit. Mengingat bahan baku yang ada maka kedua produk tersebut dapat dibuat paling sedikit 10 unit. Tentukan banyaknya produk yang harus dibuat untuk mendapatkan keuntungan yang maksimum ? Formulasikan dan selesaikan masalah ini ! downloadtugassayadisini

Pentingnya keamanan dan kontrol sistem informasi

Friday, 12 November 2010

A. PENTINGNYA KONTROL

  • untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
  • untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
    mengontrol area operasinya

B. TUGAS KONTROL CBIS

Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi

  • Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS
    1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
    2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
    3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga

  • AREA PENGONTROLAN CBIS
  • KONTROL PROSES PENGEMBANGA

Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain :

  • Fase Perencanaan
    Mendefinisikan tujuan dan kendala
  • Fase Analisis & Disain

    > Mengidentifikasi kebutuhan informasi

    > Menentukan kriteria penampilan

    > Menyusun disain dan standar operasi CBIS
  • Fase Implementasi

    > Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima

    > Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan

    > Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
  • Fase Operasi & Kontrol

    > Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC

    > Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan

Yang termasuk dalam kontrol proses pengembangan, yaitu :

  1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
  2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
  3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
  4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
  5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
  6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
  7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.
  • KONTROL DISAIN SISTEM
  • Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
  • Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
  • Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :

I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)

  • Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi :
  1. Permulaan Dokumentasi Sumber

    > Perancangan dokumentasi

    > Pemerolehan dokumentasi

    > Kepastian keamanan dokumen
  2. Kewenangan

    > Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
  3. Pembuatan Input Komputer

    > Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
    diproses
  4. Penanganan Kesalahan

    > Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg telah dikoreksi ke record entry
  5. Penyimpanan Dokumen Sumber

    > Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
    bagaimana dapat dikeluarkan

II. Entri Transaksi

  • Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
  1. Entri Data
    > Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
  2. Verifikasi Data
    > Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
    Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
    > Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
    Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
  3. Penanganan Kesalahan
    > Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk pengoreksian
  4. Penyeimbangan Batch
    > Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang sama yang dibuat selama permulaan transaksi

III. Komunikasi Data

  • Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn baik
  • Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
  1. Kontrol Pengiriman Data
  2. Kontrol Channel Komunikasi
  3. Kontrol Penerimaan Pesan
  4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan

IV. Pemrosesan Komputer

  • Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
  1. Penanganan Data
  2. Penanganan Kesalahan
  3. Database dan Perpustakaan Software
  • Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
  • Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :
  1. Kata kunci (Password)
  2. Direktori pemakai (User Directory)
  3. Direktori elemen data (Field Directory)
  4. Enkripsi (Encryption)

V. Output Komputer

  • Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
  1. Distribusi
    > Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang menerima output.
  2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
    > Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan pada waktu pertama kali data input dibuat.
  3. Penanganan Kesalahan
    Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
  4. Penyimpangan Record
    > Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
  5. Penyeimbangan Operasi Komputer
    > Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
  • Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem

Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 area :

  1. Struktur organisasional
    > Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis, Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
  2. Kontrol perpustakaan
    > Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
  3. Pemeliharaan Peralatan
    > Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
  4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
    > Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
  5. Perencanaan disaster
  • Rencana Keadaan darurat
    > Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
  • Rencana Backup
    > Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
  • Rencana Record Penting
    > Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
  • Rencana Recovery
    > Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi da pasokan-pasokan.

referensi :http://community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_7778/title_keamanan-dan-kontrol-sistem-informasi/

Untukmu yang telah pergi

Tuesday, 9 November 2010

sapaan lembutmu akan selalu kuingat
bagimu...yang membesarkan ibuku
ibu yang sangat kumuliakan
yang kuabdikan cintaku untuknya karnaNya..

Semoga semua buah hatimu mengerti
kepergianmu kini
Semoga mereka resapi arti sebuah keluarga
tanpa ada perpecahan, harga diri terjunjung tinggi..

Yang aku sesalkan, mengapa kita berbeda
maka akupun sulit untuk menangis
air mata seakan membeku...
tubuhmu pun hanya diam kaku

senyum terakhirmu, manis saat kulihat
semoga aku bisa lebih baik dari anakmu dalam menjagamu
selamat jalan...
nenek tersayang...


*muthmainah 09/11/2010*

Tugas Softskill Pengantar Telematika kelompok8 4KA05

Pada semester ini PTA 2010-2011, kami kelompok 8 (4KA05) : Aryani Widayanti (11107896), Mutia Arisandi (11107206) dan Shinta Januari (11107587) membuat tugas softskill untuk mata kuliah Pengantar Telematika dengan judul makalah "MANAJEMEN DATA TELEMATIKA"

dapat dilihat disini http://aryani89.blogspot.com/2010/11/tugas-softskill-pengantar-telematika.html

ikhlas

Monday, 8 November 2010

hari ini keikhlasan dipertanyakan
sulit untuk terjawab seperti apa
ikhlas menerima yang sedikit...
ikhlas memberi yang banyak...

lalu hancur...
dengan khilafnya seseorang mengingat
hancurlah keikhlasanku..

lalu air mata mengalir
sebagai parameter keikhlasan
namun itu tak cukup
tanyakan saja padaNya
Bagaimana ikhlas dihari ini?


Jika belum pasti jawabanNya
maka belajarlah kembali
Jika terjawab, bukan disini tempatnya
bangunkan diri..
bersiaplah menanti jawabanNya...

Kata,Karya dan Pahala

Monday, 25 October 2010

Assalamualaikum,

Hari ini sepertinya sulit untuk menerjemahkan kegamangan hidup, namun Dia Maha Mengetahui apa yang tidak kuketahui. Subhanallah, disaat merasa kegamangan ini saya mencoba untuk tenang dan mencari akar dari rasa ini. Dan cukup biarkan hati saya dan Allah tahu apa penyebabnya.

Tadi siang saya baca tulisan ustad Salim A Fillah bunyinya begini "Setiap Kata melahirkan karya, mengalirkan pahala" Kalau dipikir-pikir bener juga, soalnya selama ini saya terinspirasi sama tulisan sederhana penuh motivasi beliau. Lautan hikmah dari rangkaian kata beliau terkadang cukup menohok, ga jarang juga saya senyum-senyum sendiri membaca buku karya beliau yang berjudul agar bidadari cemburu padamu. hehehe saya tersenyum setelah membaca bab dan kau pun mempesona. Bicara tentang karyanya yang lahir dari kata-kata, kemudian memberi inspirasi semua orang untuk merenung dan lebih baik adalah pahala bagi beliau. kapan ya saya bisa begitu?

Barusan aja saya lihat di twitter, orang menulis status mengeluh bahkan ga jarang mengeluhnya bawa-bawa kebun binatang. Sudah hancur lagi deh rasanya, baru liat status yang indah-indah.

Ya intinya saya cuma mau berbagi aja dan mengingatkan tentang kata-kata saat berbicara, semoga yang kita keluarkan adalah yang baik-baik, dapat dicontoh dan....melahirkan karya mengalirkan pahala